INFO KEMITRAAN

Kantor Pusat :

* Jl. Pandu Raya 43 -Indraprasta II BOGOR

** No Telp/SMS untuk Order & Konfirmasi Pembayaran :0251 - 8910911

** No Telp untuk Info Mitra dan Pemasaran : 081286835759 (Basri Adhi)

** E-mail : basriadhi01@gmail.com atau misterblek@gmail.com

** TWITTER : @basri_adhi

* REKENING BANK :

*** BCA no 4780096662 a/n Ir Basri Adhi
*** MANDIRI no 133-00-1084284-7 a/n Ir Basri Adhi
*** Selain no rekening di atas, adalah bukan nomor rekening kami


29 September 2014

Berbagi, walau (itu hanya) ucapan yang baik

Alhamdulillah, hari rabu 24 September 2014 lalu, Basri Adhi - pemilik MISTERBLEK coffee berkesempatan berbagi cerita dan semangat pada mahasiswa Akademi Pimpinan Perusahaan di jakarta.

Tentu kesempatan berbagi seperti ini selalu menggembirakan karena setiap pertanyaan yang diajukan peserta selalu membawa inspirasi baru.  Di acara talkshow entrepreneurship FUNDOACTION tersebut, juga ikut berbagi ilmu : ibu Nurhayati Subakat (pemilik wardah ksmetik), dan dua anak muda luar biasa : Radyum Ikono dan Ghibran.

Semoga terinspirasi.

10 September 2014

JURI LOMBA INOVASI BISNIS RAMP IPB

Tent, namanya berbisnis tak bisa lepas dari yang namanya inovasi.  Malah ada yang dengan ekstrem bilang, inovasi atau mati : atau kira-kira artinya, kalau tak bisa lagi ber inovasi maka akan matilah bisnis itu.

Tanggal 18 - 30 Agustus 2014 lalu, di IPB digelar acara tahunan pelatihan dan kontes inovasi bisnis yang diikuti peserta-peserta dari beberapa perguruan tinggi di Jawa.  Karena tempatnya terbatas, peserta harus melewati serangkaian seleksi yang cukup ketat,

Basri adhi, pemilik MISTERBLEK mendapat kepercayaan untuk menjadi salah satu reviewer proposal bisnis dari para peserta.  menarik, karena beberapa ide inovasi bisnisnya bila diwujudkan akan menjadi sebuah konsep bisnis yang besar dan menjadi terobosan.

Maka, berinovasilah, sebelum jaman menelanmu.

05 March 2014

Purworejo mau nambah Outlet, kami ngurus Event di Sukabumi

Pendek saja.  Tadi kami berbicara panjang dengan pak Agus, pemilik outlet MISTERBLEK di SAC Purworejo.  Ternyata dalam enam bulan perjalanan bisnisnya, perkembangannya lancar dan berkembang. Saat berbicara tadi, beliau mengabarkan akan membuka outletnya yang kedua di kota Purworejo.  Outlet ini akan berlokasi di pusat kota Purworejo, tepatnya dekat alun-alun.  Nanti kami kabarkan perkembangan selanjutnya, kami lagi bersiap membantu pak Agus.

Lalu, tak berhenti sampai di situ.  Tim Event kami sedang mempersiapkan keikutsertaan di acara ALPHASEISMIC 2014 yang diselenngarakan SMA Boarding AL KAUTSAR di Sukabumi.  Acara ini akan berlangsung 3 hari mulai 27 - 29 Maret 2014.  Bakalan ramai, makanya persiapan kami harus prima.

Maju terus, jangan mundur lagi ...

24 February 2014

Superman Itu Tak Ada

Pertemuan jumat lalu jauh dari suasana bersahabat.  "Vonis" sudah dijatuhkan, bahwa dari kerjasama yang berjalan empat bulan, disimpulkan saya tak bisa memberikan hasil yang baik.  Semua hal -yang dianggap- kesalahan sudah dibongkar.

Karena vonis itu sudah jatuh, saya tak berniat berpanjang-panjang dengan argumentasi teknis dan operasional.  Karena vonis itu sudah jatuh, berargumentasi justru akan membuat konflik.  Saya mungkin salah, mereka mungkin benar : mungkin bisa sebaliknya.  Terima saja.

Begitulah fakta dalam hidup.  Tak semua kerjasama bisa bekerja dengan baik sesuai rencana.  Kita merasa, kita sudah melakukan banyak hal, tapi karena hasilnya tak sesuai harapan, tetap saja kita akan berada dalam posisi keliru.  

Begitulah fakta dalam usaha, selalu ada resiko.  Kita tak bisa menghindar dari resiko usaha, yang bisa kita lakukan adalah memperkecilnya.  Salah satu cara memperkecilnya adalah : melakukan riset sedetil mungkin. Riset soal siapa bakal mitra usaha kita, sampai dimana dia mengembangkan sayap kerjanya, apa saya yang dia kerjakan untuk mengembangkan usahanya.  Ketika kita memutuskan masuk ke sebuah bisnis, maka kita musti siap dengan segala resikonya.  Jangan dibalik prosesnya, memutuskan dulu baru melakukan riset.  Pasti, di akhir cerita akan muncul perdebatan dan konflik.

Saya sudah menerima "vonis" itu.  Bila benar saya tak profesional, maka baiklah itu buat saya.  Kabar baiknya, saya bisa belajar dari rekan bisnis saya ini soal profesionalisme. Dan saya akan belajar banyak hal dari "vonis-vonis" yang sudah dijatuhkan, mungkin itu akan membuat saya lebih pintar.

Karena saya bukanlah Superman,  Superman itu tak ada.

20 January 2014

Ini Saran Saya Bagi Pemula (semoga cocok ...)

Hujan belum juga reda, hari sudah Senin lagi.  Ketika pagi masih dingin menggigit, seorang teman lama tiba-tiba menelepon.

Dia baru saja terkena PHK dari tempat kerjanya.  Bisnis memang sudang sulit akhir-akhir ini, dan PHK adalah pilihan efisiensi yang paling baik, diantara banyak pilihan buruk perampingan usaha lain.  Siap tak siap, suka tak suka : dia harus menghadapinya.  Dengan pesangon yang didapatnya, dia ingin minta pendapat : sebaiknya usaha apa yang harus dia jalani selepas PHK, supaya tungku dapur tetap menyala.

Dia sudah mulai lirak sana-sini beberapa penawaran franchise dan business opportunity, karena dia sadar agak muskil orang tanpa pengalaman berbisnis seperti dia akan memulai bisnisnya dari nol.  Dia bertanya, apa kira-kira yang harus jadi kriterianya memilih sebuah bisnis opportunity.

salah satu outlet MISTERBLEK di Bogor
Maka ini saran saya, untuk teman saya yang pemula :

1. Hitung dulu uang pesangonnya.  Saran saya, jangan dihabiskan semua sebagai modal usaha.  Sisihkan maksimal 30 % untuk investasi; dari mulai beli paket usaha, sewa lokasi, cadangan operasional 3 bulan dan penyediaan perabot lain yang franchisor tak sediakan (misal : tambahan kursi).  Adalah "bertaruh besar" bila semua uang dicemplungkan dalam usaha yang belum ketahuan hasilnya.  Bukan masalah usahanya, tapi -kebanyakan- para pemula gagal karena TAK SIAP MENTAL. Alias belum tahan banting.

2. Hitung juga kapan bisnis ini akan balik modal, dengan melihat harga beli bahan baku dan harga jual ke konsumen.  Bila untuk usaha makanan atau minuman : bila sehari-hari dikelola karyawan, keuntungan bersih 25-30% adalah masuk akal.  Dibawah itu, kita akan ngos-ngosan mengembalikan modal; di atas itu kita musti waspada : bisa harga jualnya yang ketinggian atau harga bahan bakunya terlalu murah (patut curiga).

3. Pilih usaha yang "bukan musiman".  Bila usaha itu kuliner, pastikan usaha si Franchisor sudah bertahan minimal 3 tahun sebeelum kita memutuskan bergabung.  Tidak bijaksana memilih jenis usaha hanya karena ikut-ikutan.  Beberapa usaha kelihatannya "tampak wah" di luar, tapi dia hanya musiman.  Cara paling mudah melihat usaha itu musiman atau tidak, selain umur usaha, juga lihatlah dia meng-ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi) produk apa.  Misalnya usaha burger, selama McD, burger king masih ada; seharusnya usaha jualan burger (tentu dengan serius) akan tetap ada.  Tinggal kita jeli melihat segmen market.

4. Pilih usaha dengan "manajemen pengelolaan" yang mudah.  Hindari usaha dengan manajemen pengelolaan bahan baku yang rumit, manajemen persiapan (meracik, masak dll) yang sulit.  Sebagai pemula, ada baiknya anda konsentrasi belajar di bidang Penjualan dan Pengelolaan uang (manajemen keuangan).  Di luar itu, biarlah sistem dari Franchisor yang bekerja.  Biarlah saya berikan sedikit illustrasi, bila anda ingin berbisnis makanan : pilih yang bahan bakunya sudah dalam satuan per porsi, frozen (artinya disiapkan/diracik) hanya saat dipesan tidak perlu harus bangun malam untuk masak, dan bahan bakunya kecil kemungkinan untuk rusak/retur dalam penyimpanan jangka panjang.  Makanya MISTERBLEK coffee didistribusikan ke mitra dalam bentuk sachet per cup.  Ini juga untuk menghindari karyawan curang.

5. Pilih usaha yang masuk ke segmen menengah bawah.  Mengapa ? karena konsumen menengah atas lebih kritis alias "cerewet" terutama soal penampilan dan pelayanan.  Dua hal yang para pemula biasanya belum "aware".  Saran saya, lebih baik membuat 10 "rombong kecil" daripada 1 "outlet besar".  Dan juga menurut data demografi, kelas menengah bawah jumlah jauh lebih besar, artinya potensi pasarnya lebih besar.

6. Ini yang agak sulit : ikuti kata hati.  Semua usaha yang sukses biasanya dimulai dari "rasa senang" ketika menjalankannya.  Jangan karena ikut-ikutan, terlebih lagi karena gengsi.  Karena modal anda pertaruhannya.  Dengan rasa senang, anda akan bangga mengerjakannya, tak gengsi atau malu.

Saya tak tahu teman saya cukup paham atau tidak. Tapi dari nada suaranya, kelihatannya dia makin bersemangat.  Semoga berhasil kawan ...
   

02 January 2014

Kenaikan Harga Kopi MISTERBLEK

Salam.  Barangkali ini buka kabar baik di Tahun baru ini, tapi apa boleh buat.

Dikarenakan kenaikan harga elpiji yang tembus 65%, dimana gas elpiji ini adalah salah satu komponen utama dalam proses produksi kopi MISTERBLEK, maka kami sampaikan :

Per 15 Januari 2014, harga Kopi Racik Misterblek akan mengalami kenaikan kembali menjadi :

Sachet Besar (40g)
Harga distributor Rp 3.100/sachet (min 500 sachet/order).
Harga mitra Rp 3.500,-per sachet tanpa ada batasan pengambilan minimum. Harga di luar biaya pengiriman.

Sachet Kecil (25 g)
Harga distributor Rp 2.000/sachet (min 500 sachet/order)
Harga mitra Rp 2.100,- per sachet, tanpa batasan minimum. Harga di luar biaya kirim.

Semoga kenaikan harga ini tetap membuat kita optimis untuk melakukan yang terbaik untuk kemajuan usaha kita.