INFO KEMITRAAN

Kantor Pusat :

* Jl. Pandu Raya 43 -Indraprasta II BOGOR

** No Telp/SMS untuk Order & Konfirmasi Pembayaran :0251 - 8910911

** No Telp untuk Info Mitra dan Pemasaran : 081286835759 (Basri Adhi)

** E-mail : basriadhi01@gmail.com atau misterblek@gmail.com

** TWITTER : @basri_adhi

* REKENING BANK :

*** BCA no 4780096662 a/n Ir Basri Adhi
*** MANDIRI no 133-00-1084284-7 a/n Ir Basri Adhi
*** Selain no rekening di atas, adalah bukan nomor rekening kami


17 April 2012

Alhamdulillah, Buku TITIK TIDAK BISA BALIK sudah ada lagi stok-nya ...


Alhamdulillah, baru saja kami menerima kabar dari Penerbit PROGRESSIO (Imprint dari SYGMA Publishing) yang menerbitkan buku yang ditulis Basri Adhi (Pemilik Titik "tidak bisa" Balik).

Di PROGRESSIO sudah tersedia kembali buku tersebut, bagi yang kesulitan mencari di toko buku, bisa memesannya di :

PROGRESSIO HOTLINE no 0857 933 44911
atau website-nya di :

http://www.sygmapublishing.com/keranjang/add-cart/14/2/80/titik-tidak-bisa-balik

ini sedikit petikan dari istri sang penulis, sebagaimana yang termuat di buku tersebut :

Saya mengenalnya ketika kami sama-sama berkuliah di IPB, kelak karena merasa banyak kecocokan, kami memutuskan menikah pada April 1998. Basri Adhi, lahir tepat di akhir bulan Juni 1971 dari pasangan yang bersahaja: Bapak Suwito (almarhum) dan Ibu Sri Hartuti, di sebuah sudut teduh di Kota Semarang yang terkenal panas. Anak pertama dari empat bersaudara ini melalui masa kecilnya dengan biasa saja. Tidak ada prestasi yang menonjol, kecuali bahwa nilai akademisnya tidak terlalu ketinggalan dibandingkan teman-teman sekelasnya.
Dari orang tua yang “hanya pegawai negeri biasa”, masa kecil Basri -begitu dia biasa disapa- melalui masa SD hingga SMA-nya dalam kalangan yang juga “tidak luar biasa”. Berangkat pulang sekolah berjalan kaki, dan naik bus kota ketika SMA. Tidak ada yang istimewa.
Tahun 1989, Basri dinyatakan diterima di IPB, dan inilah titik balik kehidupannya. Berpisah dari orang tua untuk memperjuangkan cita-citanya. Aktivi­tas­nya di IPB –sepanjang yang saya tahu- cukup me­nonjol, dari kegiatan Himpunan Mahasiswa dan Senat diikutinya, dengan minat terbesar di bidang jurnalisme mahasiswa. Minat inilah yang membawa kariernya terseret arus yang jauh dari dunia pertanian: sebagai Ahli Pemasaran Media Cetak.
Kariernya dimulai tahun 1994 sebagai Sales Exe­cutive di Harian Republika, dan terus menanjak se­iring banyak perusahaan media cetak terkemuka yang disinggahinya: TEMPO, Grup KOMPAS, dan posisi ter­akhir sebagai General Manager Marketing di Harian Se­putar Indonesia adalah puncak karirnya.
Basri yang saya kenal, tidak mau hanya sekedar berhenti dan menikmati kenikmatan semu, serta berusaha membuat orang lain sukses mengantarkannya bergaul dengan berbagai kalangan. Tidak jarang dalam pertemuannya dengan orang-orang di jalanan tersebut, saking menginspirasinya, ditulisnya hasil pertemuan itu baik dalam bentuk catatan pendek maupun puisi.
Beberapa kali dalam transisi masa kariernya, Basri mulai merasakan kejenuhan. Beberapa bisnis pernah ditekuninya, dari beternak bebek petelor, menjadi agen makanan sari kelapa (nata de coco) hingga kurir distri­busi majalah. Semua berakhir GAGAL TOTAL.
Hingga pada tahun 2006, dengan pergulatan batin yang –saya tahu- berat serta tekad bulat, dimulainya sebuah “titik yang tidak bisa balik” dengan mem-pensiun-kan dirinya dari karir yang sedang berada di puncak, yang berakibat terhentinya gaji besar beserta fasilitas wah-nya, beralih menjadi Tukang Burger yang bercita-cita besar.
Kini –setelah empat tahun – Basri setidaknya telah memberikan inspirasi pada 100-an mitra, yang memiliki 150 gerai dengan total jumlah karyawan mencapai 450 orang: dengan bisnis yang bermodal kecil, tapi be-visi besar. Dengan outlet yang sudah tersebar di 25 kota di Indonesia, Basri terus mengejar mimpi-mimpinya dan tidak berhenti begitu saja.
Bagi Basri, membuat mitra-mitranya sukses adalah mimpi terbesarnya. Menurut keyakinannya (yang selau dibisikkannya pada saat-saat tersulit dalam hidup kami):
seorang yang sukses adalah, orang yang berhasil membuat orang lain sukses.
-----------------------------------------------------------------------------------

Terus berjuang, FOKUS, KONSISTEN dan Tetap Semangat. Semoga menginspirasi.