INFO KEMITRAAN

Kantor Pusat :

* Jl. Pandu Raya 43 -Indraprasta II BOGOR

** No Telp/SMS untuk Order & Konfirmasi Pembayaran :0251 - 8910911

** No Telp untuk Info Mitra dan Pemasaran : 081286835759 (Basri Adhi)

** E-mail : basriadhi01@gmail.com atau misterblek@gmail.com

** TWITTER : @basri_adhi

* REKENING BANK :

*** BCA no 4780096662 a/n Ir Basri Adhi
*** MANDIRI no 133-00-1084284-7 a/n Ir Basri Adhi
*** Selain no rekening di atas, adalah bukan nomor rekening kami


24 November 2009


Dalam perjalanan ke berbagai kota -mencoba- berbagi pengalaman banting setir dari orang kantoran dengan fasilitas wah dan menunggu gaji tiap bulan, menjadi seorang "tukang roti dan tukang kopi" dengan fasilitas apa adanya dan penghasilan "tak menentu" : saya banyak bertemu satu tipikal orang.

Mereka adalah para pengelola atau pemilik usaha, yang kesulitan mengembangkan usahanya, bahkan tak sedikit diantara mereka hampir tutup. Pertanyaan yang tipikal pula : Lalu di mana salahnya.

Ijinkan saya sedikit berbagi.

PERTAMA, tak sedikit diantara rekan-rekan di atas menjalankan usaha atau bisnis tidak berdasar rasa senang atau rasa suka. Mereka menjalankan itu karena menganggap kegiatan itu adalah satu-satu cara untuk bisa menghasilkan uang, guna memenuhi kebutuhan. Alhasil, yang mereka lakukan semata karena "terpaksa". Karena terpaksa, tak banyak hal baru terpikirkan, tidak ada inovasi, rutin dan ujungnya bisnisnya begitu-begitu saja. Dalam banyak pertemuan, rata-rata saya ketemu orang sukses, karena mereka punya "passion" terhadap hal yang mereka geluti. Contoh : baru-baru ini, saya bertemu seorang anak muda -mas Pur, namanya- pengusaha sukses pemilik Bakso Sokawati di baturaja. Bakso ini termasuk legendaris di sana. Dia sudah memulai berjualan bakso 15 tahun lalu, hingga -paling tidak secara materi- di baturaja, dia masuk kalangan atas. Yang menakjubkan buat saya, setiap kali kami bertemu dan ngobrol di warung baksonya, dia selalu antusias bercerita soal bakso, sambil -dengan lahap- makan bakso...seolah sudah tahunan tak makan bakso. Luar biasa. Passion-nya pada bakso inilah -yang saya duga- yang membawanya memiliki 6 cabang warung bakso di luar kota Baturaja.

KEDUA, umumnya mereka hanya melakukan "selling" tak dilengkapi dengan "marketing". Jaman sudah maju sedemikian rupa. Barang sehebat dan secanggih apapun, bisa ditiru dengan mudahnya. Salah satu yang membuatnya berbeda adalah "brand". Brand adalah salah satu "hasil" proses marketing. Para "legacy" biasanya -dulu- membangun brand dalam waktu puluhan tahun, tapi seiring kemajuan media, waktu yang lama itu bisa di-by pass.
Dalam proses marketing, ada satu unsur yang sangat berpengaruh : yaitu "citra" atau "image". Kalau kita punya produk makanan dengan rasa pas-pasan, maka bersibuklah membangun image/citra pelayanan baik, bersih dll untuk menutupi kelemahan soal rasa yang pas-pasan itu.
Umumnya, kita sibuk "selling" aja, sekedar menjual. Hanya sibuk "menawarkan" bukan "menarik". Berorientasi terlalu ke dalam (produk, pembuat dll) bukan keluar (market).
Teori soal marketing sangat banyak, bahkan diajarkan ber-semester-semester di sekolah-sekolah. Tapi marketing juga soal "feeling" dan "praktek".
Saya punya juga contoh termutakhir. Saya kebetulan bertemu dengan pemilik pempek dan tekwan legendaris di kota Baturaja baru-baru ini. Pempek 88. Sudah dua generasi pempek ini jadi legenda, karena rasa dan kualitasnya. Tapi melihat kondisi sang pemilik dan warungnya, sungguh kontras. Seharusnya, Pempek 88 -secara bisnis- bisa lebih besar dari Bakso Sokawati. Ini soal nasib? TIDAK. Pempek 88 tidak me-marketing-kan bisnisnya, dia hanya "berjualan" pempek. UNTUK hal ini kita bisa banyak berdiskusi.

KETIGA, orientasinya hanya uang. Melakukan semua hal demi uang semata -sejauh pengalaman saya- ternyata lebih banyak memberi "keburukan" dibanding "kebaikan". Banyak teman-teman kita tergiur dengan hitungan bisnis di atas kertas yang prestisius. Bujukan itu membuat kita TIDAK FOKUS. Bujukan "untung besar" selalu menggoda. Padahal, menurut saya pribadi lho, jalankan usaha karena kita senang, karena kita bisa banyak teman, karena kita bisa banyak jalan-jalan bertemu banyak orang : maka InsyaAllah uang akan datang.
Satu hal : penyakit TIDAK FOKUS ini sudah banyak menghancurkan banyak orang. Bangun usaha dengan mengikuti "tahapannya", saya pribadi selalu yakin " TIDAK ADA SHORTCUT" yang kita bisa lakukan adalah "AKSELERASI".

Lebih hebat lagi (dan ini adalah mimpi terbesar saya) bila kita menjalankan usaha agar kita bisa banyak berbagi : membagi rejeki pada karyawan, mitra bisnis dan orang lain di luar sana yang barangkali tak pernah kita kenal sebelumnya. Berbagi tak cuma uangnya, tapi juga ilmu serta pengalamannya.

Bila anda jenuh bekerja di kantor...maka jangan keluar karena semata karena ingin memulai sebuah usaha. Tapi, mulailah sesuatu karena kita senang, sesuatu itu bisa berkembang memberi manfaat; sehingga pada waktunya kita bisa meninggalkan hal yang tak kita senang.

Maka, bila usaha anda "serasa" tak berkembang, begitu-begitu saja...saran saya ber-refleksi-lah. Siapa tahu, analisa bodoh saya ada benarnya...

Salam sukses !

23 November 2009

Kabar dari ACEH...Mr.Black !




(ditulis sendiri oleh mitra kami : Bp LONO)

Setelah menunggu waktu yang cukup lama, akhirnya Misterblek Hot and Iced Blended Coffee bisa dinikmati oleh masyarakat Banda Aceh di Mr. Black Café.

Café ini dibuka dengan modal bersama yang kami kumpulkan. Kami adalah Endra, Andi dan Lono. Pertemanan telah cukup lama kami jalin dan sekarang pertemanan itu lebih kami pererat lagi dengan membuka café ini.

Mr. Black Café tidak hanya menyediakan hot and iced blended coffee. Kami juga menyediakan makanan dan minuman yang lain seperti Nasi Goreng Ijo, Karedok, Jagung Manis, Teh Tarik, Sari Buah dan lain-lain. Namun hot and iced blended coffee dari Misterblek tetap menjadi resep andalan kami.

Hot and iced blended coffee memang merupakan hal yang relatif baru di Banda Aceh. Selama ini café-café yang ada di Banda Aceh kebanyakan hanya menyediakan kopi hitam biasa. Kami merasa ada suatu peluang usaha dengan menghadirkan Misterblek di Banda Aceh karena kami tahu masyarakat Aceh memiliki rasa keingintahuan yang tinggi untuk mencoba hal-hal yang baru. Semoga dengan hadirnya Misterblek dapat memberikan warna baru untuk Mr. Black Café di Banda Aceh.

Mr. Black Café beralamat di Jl. T. Nyak Arief, Lamnyong, Banda Aceh. Tepat di depan Rumah Makan Hasan Lama.

15 November 2009

Banyak Kabar, Banyak Perkembangan


Alhamdulillah. Itu kata yang tak bisa lepas dari lisan kami. Beberapa minggu ini kami -bahkan- sampai tak sempat mengabarkan kegiatan-kegiatan kami.

Tapi, kami berusaha untuk berkomitmen mengabarkannya untuk anda semua...semoga menginspirasi.

Kabar dari SEMARANG. Perkembangan outlet di Plaza Simpanglima sangat menngembirakan. Lokasi ini sudah menjadi salah satu ikon, tempat alumni-alumni SMA 1 dan SMP 2 berkumpul. Beberapa rapat yang mereke gelar untuk reuni akbar diadakan disini. InsyaAllah, karena dukungan mereka : kami akan ganti mendukung dengan menjadi sponsor di acara reuni akbar angkatan 83-86 di Umbul Sidomukti Ungaran bulan Desember nanti.

Outletnya juga berkembang dengan hadirnya MISTERBLEK CITRALAND Mall, mal elite di kawasan elit : Simpanglima Semarang. Ini adalah tanda kepercayaan publik kelas menengah Semarang atas produk kami.

Di kota lumpia ini, kami juga ikut memeriahkan beberapa kegiatan, diantaranya dengan menjadi sponsor utama di acara pelatian Jurnalistik FKM Undip akhir bulan Oktober lalu.

Kabar dari KUNINGAN. Ini bukan nama daerah perkantoran Jakarta, tapi dari Kuningan Jawa Barat. Outlet pertama kami di sana sudah beroperasi dan langsung mendapat sambutan yang cukup antusian. Outlet yang dimiliki pak Yonki Kornel ini terletak di PUSPITA GALLERY, Jl Siliwangi no 95 kota Kuningan. Mangga mampir....

Kabar dari ACEH. Bapak Lono (lono_satrio@yahoo.co.id), mitra kami di NAD, kemarin juga bertukar kabar, bahwa outletnya yang baru beroperasi telah mendapat cukup sambutan. Di Nagro yang terkenal dengan kopi enaknya ini, kami juga mendapat sambutan yang baik.

Kabar dari PRABUMULIH. Pak Anas, juga mengabarkan banyak hal luar biasa dengan usahanya. Beliau memadukan gerai MISTERBLEK dengan gerai TELA-TELA. Di kota yang kaya minyak ini, pak Anas juga rajin mengikuti berbagai event. Luar Biasa.

Kabar dari MEDAN. Kami juga baru saja "bekerja" di Medan, di sana atas undangan pak Agus, seorang profesional dan entrepreneur muda di sana, kami berbagi kiat mengembangkan usaha dari titik nol. Dan InsyaAllah, MISTERBLEK akan masuk kota MEDAN.

Alhamdulillah, kami patut terus bersyukur karena dipertemukan dengan mitra-mitra yang bersemangat dan luar biasa.

14 November 2009

STOP PRESS : Telegram dari Pontianak

MISTERBLEK COFFEE PONTIANAK DI HALAMAN FOTOCOPY KOPMA UNTAN.TUTUP JAM 12 MALAM.ADA HOTSPOT.

Silakan mampir......

05 November 2009

Ada NGOPI HOUSE di Tangerang



Satu lagi berita gembira. Alhamdulillah, mulai awal November ini sudah beroperasi outlet NGOPI HOUSE, tempat ngonrol paling trendy di kota TANGERANG.

Gerai NGOPI HOUSE, selain menyajikan MISTERBLEK yang slurrppp...juga, ada BAZZ burger dan OCHA bento. komplit.

Mau datang langsung? silakan kunjungi ke Jl Imam Bonjol Tegal Baru No 12 Tangerang...tepatnya di Dekat Perguruan Buddhi. Mau pesan antar juga bisa, tinggal telepon 021-99972305.

Pokoknya, belum trendy kalau belum ke NGOPI HOUSE.